Tempat Makan Ronde

Rekomendasi 5 Tempat Makan Ronde Legendaris dan Hits di Salatiga

Rekomendasi 5 Tempat Makan Ronde Legendaris dan Hits di Salatiga
Rekomendasi 5 Tempat Makan Ronde Legendaris dan Hits di Salatiga

JAKARTA - Salatiga, kota kecil di Jawa Tengah yang terkenal dengan udara sejuk dan suasana nyaman, bukan hanya menyimpan pesona alam, tapi juga warisan kuliner yang menarik. 

Salah satu hidangan yang menjadi favorit penduduk dan wisatawan adalah wedang ronde. Minuman hangat ini dikenal dengan kuah jahe yang menyegarkan, dipadukan dengan bola-bola ketan kenyal dan beragam isian yang menggugah selera. 

Di awal tahun 2026, berburu ronde di Salatiga menjadi aktivitas yang tak boleh dilewatkan, apalagi ketika cuaca mulai dingin menjelang malam.

Wedang ronde bukan sekadar minuman penghangat tubuh, tapi juga bagian dari tradisi kuliner yang telah melekat kuat di masyarakat Salatiga. Beragam tempat makan menyajikan ronde dengan ciri khas masing-masing, mulai dari resep turun-temurun keluarga hingga inovasi rasa dan penyajian. 

Berikut ini ulasan 5 tempat makan ronde di Salatiga terbaru 2026 yang wajib Anda coba untuk merasakan kehangatan dan cita rasa otentik.

Ronde Sekoteng Jago: Legenda Kuliner yang Tetap Memikat

Ronde Sekoteng Jago sudah menjadi ikon kuliner Salatiga sejak tahun 1964. Warung ini dikenal luas karena resep khas keluarganya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. 

Terletak di Jl. Jend. Sudirman No.9, tepat di belakang Pos Polisi Pasar Raya Salatiga, kedai ini selalu dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati ronde dengan racikan 11 ramuan herbal. Kuah jahe di sini berbeda dari wedang biasa karena diramu secara khusus untuk mendukung kesehatan lambung dan daya tahan tubuh.

Menu andalan di sini, Wedang Ronde Sekoteng, terdiri dari bola ketan, kacang tanah, kolang-kaling, agar-agar, dan berbagai manisan yang menambah tekstur serta rasa. Pengunjung bisa memilih tingkat kepedasan jahe sesuai selera, mulai dari tanpa jahe hingga jahe kuat. 

Harga yang terjangkau dan porsi jumbo yang cocok untuk berbagi membuat tempat ini sangat diminati, termasuk oleh keluarga yang datang bersama anak-anak. Selain ronde, menu lain seperti batagor dan mi kopyok juga tersedia, menambah variasi pilihan kuliner.

Ronde Mak Pari: Cita Rasa Jahe Kuat yang Mendalam

Ronde Mak Pari merupakan pelopor wedang ronde legendaris di Salatiga yang sudah ada sejak tahun 1947. Ciri khas ronde di sini adalah rasa jahe yang lebih kuat dan pekat, yang memberikan sensasi hangat berbeda. Lokasi aslinya di Jl. Merapi No.19 memang sedikit tersembunyi di perumahan, tapi demi rasa ini, banyak yang rela mencari dan kembali berkunjung.

Bagi yang ingin lebih mudah aksesnya, Mak Pari memiliki cabang di Jl. Ahmad Yani No. 11 dengan area parkir luas. Menu andalannya adalah Ronde Jahe Manis Original yang diisi agar-agar merah, kolang-kaling, dan ronde putih lembut. Variasi lain termasuk wedang ronde susu, roti, cokelat, dan tape yang menggoda lidah. Harga yang sangat ramah kantong, mulai Rp8.000-an, menjadikan tempat ini favorit para pelancong dan perantau yang rindu cita rasa asli Salatiga.

Ronde Ny. Ong: Tradisi yang Berpadu dengan Nuansa Nostalgia

Ronde Ny. Ong di Salatiga menyajikan pengalaman bersantap ronde dengan sentuhan sejarah. Berlokasi di Jl. Langensuko No.27, kedai ini dulunya merupakan garasi bus ESTO, perusahaan transportasi legendaris. Nuansa historis ini membuat suasana makan semakin menarik, apalagi ditunjang dengan resep warisan leluhur yang kaya rasa.

Menu paling populer adalah Ronde Sekoteng yang kaya akan isian seperti kacang, rumput laut, dan agar-agar. Selain itu, terdapat berbagai wedang lain seperti wedang kacang tanah, angsle, dan tahu/tahok yang cocok menemani malam yang dingin. 

Harga cukup terjangkau mulai Rp12.000, menjadikan tempat ini pilihan tepat untuk menikmati kehangatan dan cita rasa asli yang bertahan lama.

Ronde Pak Kino: Pilihan Variasi dan Harga Terjangkau

Berada di Jl. Jenderal Sudirman No.154, Ronde Pak Kino menjadi alternatif favorit bagi yang mencari ronde dengan harga bersahabat dan rasa nikmat. Dibuka setiap sore hingga tengah malam, tempat ini ramai dikunjungi anak muda dan keluarga yang ingin menikmati minuman hangat sambil bercengkerama.

Menu andalannya meliputi Ronde Original dengan isian bola ketan, agar-agar, dan kolang-kaling, serta varian susu yang lebih creamy. Bagi yang ingin ekstra hangat, Wedang Jahe dan Susu Jahe juga tersedia. Harga mulai dari Rp7.000 hingga Rp8.500, sangat ramah di kantong untuk kualitas dan kehangatan yang didapatkan. Suasana sederhana tapi nyaman membuatnya cocok untuk semua kalangan.

Wedang Ronde Pak Untung: Ronde Pilihan dengan Reputasi Baik

Wedang Ronde Pak Untung yang berlokasi di Jl. Mutiara, Bugel, juga layak masuk daftar kunjungan. Meski informasi detail soal menu dan harga terbatas, rating positif dari pelanggan menunjukkan kualitas dan kehangatan wedang ronde di sini tidak kalah dengan tempat lain.

Buka setiap Senin sampai Sabtu malam, tempat ini menawarkan kehangatan yang pas untuk mengusir dingin malam di Salatiga. Ronde hangat dari Pak Untung menjadi pilihan menarik untuk para penikmat kuliner tradisional yang ingin menikmati cita rasa autentik dengan suasana yang akrab.

Wedang Ronde, Ikon Kuliner dan Penghangat Tradisional Salatiga

Wedang ronde di Salatiga bukan hanya minuman hangat biasa, melainkan bagian dari budaya dan tradisi kuliner yang hidup dan terus berkembang.

Dari rasa jahe yang ringan hingga kuat, serta isian variatif yang menggoda, setiap tempat makan membawa cerita dan keunikan tersendiri. 

Untuk para pelancong dan pecinta kuliner, mencoba ronde di Salatiga adalah pengalaman wajib yang menyenangkan, terutama saat udara dingin menyapa. Pilihlah dari rekomendasi di atas sesuai selera dan nikmati hangatnya wedang ronde sambil menikmati pesona Kota Salatiga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index