JAKARTA - Bagi wisatawan maupun masyarakat yang membutuhkan transportasi cepat dan aman antara Lombok dan Bali, kapal penyeberangan Lembar-Padangbai menjadi solusi utama.
Rute yang menghubungkan Lombok Barat, NTB, dengan Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali ini melayani penyeberangan 24 jam penuh setiap harinya. Pada Senin, 5 Januari 2026, jalur ini tetap beroperasi normal, dengan frekuensi 13 kapal feri untuk setiap arah perjalanan.
Jarak yang ditempuh sepanjang 38 mil laut biasanya memakan waktu sekitar 4 jam 30 menit, sehingga penumpang dapat merencanakan perjalanan dari pagi hingga malam hari.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTB melalui Satuan Pelayanan Pelabuhan (Satpel) Penyeberangan Lembar mengumumkan jadwal kapal feri terbaru untuk rute Lembar-Padangbai dan sebaliknya pada hari ini.
Meski demikian, penumpang disarankan memeriksa kembali jadwal karena waktu keberangkatan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi operasional.
Dengan informasi yang lengkap, calon penumpang bisa menyesuaikan keberangkatan maupun kedatangan agar perjalanan menjadi lebih lancar.
Rute Lembar-Padangbai menjadi jalur favorit bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengunjungi Bali dari Lombok, atau sebaliknya.
Selain pelabuhan Lembar dan Padangbai, armada feri juga menyesuaikan kapasitas kendaraan dan penumpang untuk kenyamanan dan keselamatan. Berikut rincian jadwal kapal penyeberangan dari Lombok menuju Bali pada Senin, 5 Januari 2026:
Dari Pelabuhan Lembar ke Pelabuhan Padangbai
Pukul 00:00: KMP Rhama Giri Nusa
Pukul 01:30: KMP Prima Nusantara
Pukul 04:00: KMP Gemilang VIII
Pukul 06:30: KMP Parama Kalyani
Pukul 09:00: KMP Dharma Ferry VIII
Pukul 11:30: KMP Gerbang Samudra 3
Pukul 13:30: KMP Sindu Dwitama
Pukul 15:00: KMP Roditha
Pukul 16:30: KMP PBK Muryati
Pukul 18:00: KMP Athayana
Pukul 19:30: KMP Surya 777
Pukul 21:00: KMP Dharma Ferry IX
Pukul 22:30: KMP Putri Yasmin
Setiap kapal feri dilengkapi fasilitas standar untuk penumpang, termasuk ruang tunggu nyaman, area kendaraan, dan layanan keselamatan lengkap. Penumpang disarankan hadir lebih awal untuk memastikan proses boarding berjalan lancar.
Dari Pelabuhan Padangbai ke Pelabuhan Lembar
Pukul 00:00: KMP Naraya
Pukul 01:30: KMP Wihan Bahari
Pukul 04:00: KMP Portlink II
Pukul 06:30: KMP Salindo Mutiara I
Pukul 09:00: KMP Rhama Giri Nusa
Pukul 11:30: KMP Prima Nusantara
Pukul 13:30: KMP Gemilang VIII
Pukul 15:00: KMP Parama Kalyani
Pukul 16:30: KMP Dharma Ferry VIII
Pukul 18:00: KMP Gerbang Samudra 3
Pukul 19:30: KMP Sindu Dwitama
Pukul 21:00: KMP Roditha
Pukul 22:30: KMP PBK Muryati
Penyeberangan dari Bali menuju Lombok juga berlangsung selama 4 jam 30 menit dengan frekuensi yang sama. Penumpang dapat memilih jadwal pagi, siang, maupun malam sesuai kebutuhan.
Hal ini sangat memudahkan wisatawan yang ingin memanfaatkan waktu di Bali atau Lombok secara maksimal tanpa khawatir kehilangan jadwal feri.
Harga Tiket Penumpang dan Kendaraan
Tiket penyeberangan dibagi berdasarkan kategori penumpang dan kendaraan. Berikut rincian harga untuk rute Padangbai-Lembar:
Penumpang
Bayi: Rp6.100
Dewasa: Rp65.300
Kendaraan
Golongan I: Rp81.600
Golongan II: Rp169.400
Golongan III: Rp329.600
Golongan IV:
Kendaraan Penumpang: Rp1.184.100
Kendaraan Barang: Rp1.116.200
Golongan V:
Kendaraan Penumpang: Rp2.251.300
Kendaraan Barang: Rp1.887.500
Golongan VI:
Kendaraan Penumpang: Rp4.030.000
Kendaraan Barang: Rp3.160.200
Golongan VII: Rp4.059.800
Golongan VIII: Rp5.699.800
Golongan IX: Rp8.265.800
Harga tersebut berlaku untuk seluruh kapal feri yang melayani rute Lembar-Padangbai maupun Padangbai-Lembar. Penumpang dapat membeli tiket di loket resmi pelabuhan maupun melalui layanan pemesanan daring.
Selain itu, untuk kendaraan, disarankan melakukan reservasi lebih awal agar tempat kendaraan terjamin terutama pada musim liburan atau akhir pekan.
Dengan memahami jadwal dan harga tiket kapal feri Lembar-Padangbai pada Senin 5 Januari 2026, penumpang dapat merencanakan perjalanan secara lebih efisien.
Keberadaan 13 kapal per arah per hari menjamin fleksibilitas waktu bagi semua penumpang, baik wisatawan maupun penduduk lokal. Keselamatan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama bagi operator feri.
Selain itu, penumpang disarankan memeriksa kondisi cuaca dan informasi operasional terbaru sebelum berangkat. Hal ini penting karena perubahan cuaca dapat mempengaruhi keberangkatan kapal, terutama pada musim hujan atau angin kencang.
Dengan informasi yang tepat, risiko tertinggal kapal atau menunda perjalanan dapat diminimalkan.
Penyeberangan lintas Lombok-Bali melalui Lembar-Padangbai tetap menjadi andalan masyarakat dan wisatawan karena kombinasi antara frekuensi tinggi, harga tiket yang relatif terjangkau, serta durasi perjalanan yang wajar.
Transportasi ini juga mendukung mobilitas ekonomi antar pulau, terutama untuk pengiriman barang dan kendaraan.
Sebagai tambahan, bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan santai sambil melihat pemandangan laut, keberadaan armada ini memberikan pengalaman yang nyaman dengan kapal modern, ruang kendaraan yang memadai, dan area duduk yang memadai bagi penumpang.
Dengan begitu, perjalanan bukan hanya sekadar berpindah lokasi, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata yang menyenangkan.